Lima menit sebelum memberi agent akses ke repository.
Preflight tidak membuat setup jadi aman. Ia membuat kamu tahu apa yang bisa disentuh sebelum perintah pertama dijalankan — dan tahu kapan harus berhenti.
Rujukan / 2 sumber + 2 lembar kerja ↓Tugas dan kondisi berhasil
Tulis satu pekerjaan yang spesifik dan satu kondisi yang sudah cukup berguna. “Beresin repo” bukan tugas; “ganti satu nilai timeout di file konfigurasi dan tunjukkan diff-nya” bisa diperiksa hasilnya.
Sebelum menambah akses, jawab satu pertanyaan: bisakah pekerjaan ini selesai tanpa koneksi baru? Kalau bisa, kerjakan dengan cara itu. Halaman ini untuk pekerjaan yang memang membutuhkan agent membaca atau mengubah repository.
Empat batas sebelum menjalankan apa pun
Batas yang tidak ditulis sebelum percobaan biasanya baru ditemukan setelah ada yang berubah. Empat pertanyaan ini cukup untuk percobaan pertama.
Repository
Salinan mana yang dibuka? Clone sekali pakai lebih murah daripada repo yang kamu pakai setiap hari. Kalau agent memang butuh repo asli, tulis alasannya di catatan — bukan diingat.
Secret
File mana yang tidak boleh terbaca? Paling tidak .env, kredensial cloud, kunci SSH, dan token di konfigurasi lokal. Kalau tool bisa membaca seluruh direktori home, batasnya bukan folder proyek.
Branch
Apakah agent menulis ke branch utama? Pakai branch terpisah atau salinan tanpa remote. Push adalah tindakan keluar, bukan cara menyimpan pekerjaan.
Fixture
Data uji apa yang dipakai? Buat file sintetis yang boleh rusak dan bisa dibuat ulang. Fixture yang tidak bisa dibuat ulang membuat percobaan berikutnya tidak sebanding.
Mulai dari yang paling mudah dibuang
Urutkan pilihan dari yang paling murah kalau salah. Membaca tanpa menulis paling murah. Branch sekali pakai sedikit lebih mahal. Repo kerja sehari-hari paling mahal, dan biasanya tidak perlu untuk percobaan pertama.
Kalau tugasnya hanya membaca, jangan pasang tool yang juga menulis. Kalau tugasnya menulis, kerjakan pada salinan yang boleh rusak. Batas yang ditegakkan credential atau sistem file lebih kuat daripada batas yang hanya ditulis di prompt.
Perintah dan akses jaringan yang perlu kamu review
Yang perlu diperiksa bukan hanya tool yang tersedia, tetapi tindakan yang mungkin dipanggil melaluinya. Lima kelompok ini yang paling sering luput.
| Jenis | Yang perlu kamu lihat |
|---|---|
| Perintah shell | rm, mv, chmod, git reset --hard, atau script yang tidak kamu baca. |
| Instalasi paket | npm, pnpm, atau pip yang mengunduh dari jaringan dan menjalankan script pemasangan. |
| Operasi tulis git | commit, push, force push, mengubah remote, atau menghapus branch. |
| Panggilan keluar | gh api, curl, unggahan ke storage, deploy, atau webhook ke sistem lain. |
| Credential di environment | token yang diwarisi proses agent tanpa pernah kamu sebutkan namanya. |
Minta daftar tool setelah koneksi aktif, bukan dari halaman pemasaran. Dokumentasi menjelaskan apa yang dirancang; daftar tool menunjukkan apa yang benar-benar bisa dipanggil pada versi yang kamu pasang.
Titik persetujuan manusia
Tetapkan satu tempat berhenti sebelum empat tindakan ini: menulis, mengirim, merge, dan publikasi. Kalau salah satunya bisa terjadi tanpa berhenti, kamu tidak punya titik review — kamu punya harapan.
Spesifikasi MCP merekomendasikan lapisan human-in-the-loop untuk pemanggilan tool, tetapi rekomendasi itu ditujukan kepada aplikasi client. Ia bukan jaminan bahwa client yang kamu pakai akan berhenti, dan bukan pengganti batas di credential.
Mencabut akses, membersihkan, rollback
Tulis langkah ini sebelum mulai, bukan setelah ada yang salah. Empat langkah yang biasanya cukup: cabut token atau credential di akun penyedia, matikan proses server atau integrasi, hapus salinan dan fixture, lalu periksa log untuk melihat tindakan yang sudah terjadi.
Untuk repository, rollback bukan berarti pindah branch. Branch berbagi satu working tree, jadi perubahan yang belum di-commit ikut pindah bersamamu. Pada repo sintetis: commit timeout=10, pindah ke branch lab, ubah tanpa commit menjadi timeout=20, lalu kembali ke branch awal — switch berhasil, tetapi file itu tetap modified dengan timeout=20. Jadi perubahan tanpa commit tidak selesai hanya karena branch diganti.
Branch juga bukan batas akses. Ia tidak membatasi file, secret, atau jaringan yang bisa disentuh agent; ia hanya menata commit.
Pisahkan empat hal yang perlu penanganan sendiri: perubahan tracked, file untracked, commit lokal yang belum di-push, dan efek eksternal. Tiga yang pertama bisa diperiksa dengan git status dan git diff. Efek eksternal — pesan terkirim, issue yang dibuat, hasil yang sudah publish — tidak dibatalkan otomatis oleh Git dan butuh langkah terpisah.
Untuk percobaan pertama, pakai salinan sekali pakai: clone ke folder kosong, jalankan di sana, lalu hapus foldernya. Itu satu-satunya “rollback” yang tidak menuntut kamu menilai setiap perubahan satu per satu. Untuk repository kerja yang benar-benar kamu pakai, simpan baseline lebih dulu — catat git rev-parse HEAD dan isi git status --porcelain — lalu pulihkan secara selektif setelah membaca diff-nya, bukan dengan reset destruktif umum.
Isian di bawah ini hanya menunjukkan bentuk catatan yang cukup. Tidak ada agent, repository, atau hasil nyata di dalamnya. Contoh yang benar-benar dijalankan ada di studi kasus Filesystem MCP, lengkap dengan tanggal uji, versi paket, dan hasil per pemeriksaan.
- Agent / tool
- agent coding fiktif “demo-agent”, versi 0.0-fiktif
- Tugas
- mengubah satu nilai timeout di satu file konfigurasi dan menunjukkan diff
- Boleh dibaca
- folder
config/pada salinan repo di mesin lokal - Tidak boleh disentuh
.env, foldersecrets/, riwayat remote, dan direktori home- Boleh dilakukan
- membaca file dan menulis satu file di
config/ - Menunggu persetujuan
- commit, push, membuka pull request, dan instalasi paket
- Branch / fixture
- branch
lab/timeout-demodari salinan sekali pakai - Belum diketahui
- apakah hook berjalan setelah file ditulis; apakah tool bisa membaca di luar folder
- Keputusan
- lanjut untuk satu file, tanpa push
- Rollback
- hapus salinan repo, cabut token, matikan server
Keputusan: lanjut, tunda, atau stop
Lanjut kalau tugas, batas, titik review, dan cara mencabut akses sudah bisa kamu sebutkan tanpa membuka dokumen. Tunda kalau salah satunya masih kosong tetapi bisa dilengkapi hari ini — misalnya daftar tool atau versi paket. Stop kalau percobaan pertama menuntut akses yang tidak bisa kamu batasi atau tidak bisa kamu cabut.
Ketiganya keputusan yang sah. Yang tidak berguna adalah melanjutkan tanpa mencatat alasannya, karena percobaan berikutnya akan mengulang pertanyaan yang sama.
Langkah berikutnya
Satu salinan untuk satu percobaan. Isi bagian identitas dan batas sebelum menjalankan apa pun, lalu lengkapi observasi dan bukti setelahnya.