Learn / Memilih bentuk

MCP, plugin, skill, atau workflow?

Panduan memilih bentuk yang tepat untuk satu tugas. Mulai dari yang paling sederhana, naik hanya ketika pekerjaan memang menuntutnya.

Rujukan / 4 sumber primer ↓
Ilustrasi sampul artikel ini. Konseptual, bukan hasil pengujian.

Mulai dari tugas, bukan dari bentuk

Pertanyaan pertama bukan “MCP atau plugin?”, melainkan “apa pekerjaan konkretnya?”. “Rangkum issue GitHub minggu ini” bisa dijawab; “hubungkan GitHub ke agent” belum. Tulis satu tugas dan satu hasil yang cukup, lalu pilih bentuk paling sederhana yang masih menyelesaikannya.

Urutan di bawah dibaca dari permukaan paling kecil ke paling besar. Setiap anak tangga punya dua kolom: apa yang bisa dikerjakan, dan apa yang masih tidak bisa diputuskan. Itu yang membuat pilihan ini sebuah keputusan, bukan peringkat.

Empat bentuk, dari permukaan terkecilNaik satu anak tangga hanya ketika anak tangga di bawahnya sudah tidak cukup — dan setiap naik menambah permukaan yang harus kamu nilai.
  1. Script atau workflow terdokumentasiMenjalankan langkah yang kamu tulis sendiri, di mesinmu, tanpa runtime tambahan.Tidak memberi agent akses baru; ia hanya mengulang urutan yang sudah kamu tentukan.
  2. SkillMengemas instruksi, script, dan referensi jadi satu folder yang bisa dipakai ulang.Tidak menambah akses dengan sendirinya; akses tetap milik tool yang tersedia.
  3. MCP serverMengekspos tool, resource, dan prompt lewat satu protokol yang bisa disambungkan ke banyak client.Menambah data yang agent lihat dan tindakan yang bisa dipanggil — permukaan baru yang harus dinilai.
  4. PluginMengemas skill, satu MCP server, dan hook lifecycle jadi satu paket yang bisa dipasang.Nama paket tidak memberi tahu tool mana yang benar-benar aktif setelah dipasang.

Nama tidak memberi tahu akses

Memasang plugin bukan pernyataan tentang apa yang berjalan. Dokumentasi OpenAI menyebut bahwa memasang plugin di web tidak menjalankan script hook di mesinmu — artinya “sudah terpasang” bukan jawaban untuk “apa yang berjalan”. Akses efektifnya perlu dilihat dari tool yang benar-benar aktif dan kredensial yang dipakai runtime.

Karena itu, setelah bentuk dipilih, langkah berikutnya selalu sama: tulis data yang boleh terlihat, tindakan yang boleh dipanggil, dan titik review-nya. Itu yang dijelaskan di sebelum connect MCP server dan least privilege untuk agent.

Langkah berikutnya

Kalau pilihanmu mengarah ke MCP server, periksa dulu izin dan jalan mundurnya. Kalau mengarah ke akses repository, jalankan preflight lima menit.

Lanjut: sebelum connect MCP server →