Learn / Permissions

Sebelum connect MCP server, cek ini.

MCP bukan sekadar tombol integrasi. Ia dapat menambah data yang agent lihat dan tindakan yang agent dapat panggil.

Rujukan / 2 sumber primer ↓

Mulai dari tugas, bukan dari server.

Tulis satu pekerjaan konkret: “rangkum issue GitHub minggu ini” lebih baik daripada “hubungkan GitHub ke agent.” Tugas yang jelas membuat kamu bisa menilai apakah server itu benar-benar perlu dan tool mana yang seharusnya tersedia.

Bedakan baca, tulis, dan kirim keluar.

“Terhubung ke GitHub” bukan permission. Agent mungkin hanya perlu membaca issue, atau ia juga dapat membuka pull request, mengubah repository, dan mengakses data organisasi. Tulis aksi sebenarnya, lalu mulai dari yang paling sempit.

Jangan menganggap label risiko sebagai kontrol.

Tool annotations dapat memberi petunjuk seperti read-only atau destructive. Namun petunjuk tersebut tidak otomatis berarti client akan menegakkan kebijakan itu. Anggap sebagai informasi untuk ditinjau, bukan jaminan keamanan.

Pastikan jalan mundurnya ada.

Sebelum connect, ketahui cara mencabut token, mematikan server, dan melihat apa yang sudah dilakukan. Jika setup tidak memberi jawaban jelas, pakai account test atau jangan lanjut dulu.

Lanjut: preflight akses repository →